5 Kesalahan Yang Bisa Merusak Sofa Kulit, Apa Saja?

JAKARTA, – Sofa kulit tidak hanya cantik, tahan lama, dan nyaman diduduki, namun juga memberi kesan elegan dan mewah ke ruangan.

Namun demikian, seringkali kebiasaan yang kita lakukan dapat merusak sofa kulit. Meskipun kulit adalah bahan yang relatif tahan lama, namun sifatnya cenderung rentan keropos. arti mimpi main judi dalam togel

Dilansir The Spruce, Rabu (29/6/2022), berikut beberapa kesalahan yang bisa membuat sofa kulit rusak.

SHUTTERSTOCK/PHOTOGRAPHEE.EU Ilustrasi sofa kulit

1. Menempatkan sofa dekat dengan panas dan sinar matahari

Penempatan furnitur, khususnya sofa di ruang tamu seringkali didasarkan pada kenyamanan dan daya tarik visual.

Namun, jika Anda meletakkan sofa kulit terlalu dekat dengan ventilasi pemanas atau unit pemanas apa pun, Anda bisa berisiko merusak sofa kulit.

Paparan sinar matahari dapat memudar dan merusak sofa kulit, sehingga Anda akan melihat dengan sedikit perubahan warna pada sofa kulita Anda. Skenario terburuk termasuk bagian sofa yang retak dan kering yang mulai pecah dan terlepas.

2. Menempatkan koran, buku, atau majalah di atas sofa kulit

Majalah, koran, dan bahkan beberapa buku dapat merembes ke sofa kulit jika dibiarkan bersentuhan dengannya.

Meskipun sofa adalah tempat yang nyaman untuk meninggalkan bahan bacaan, Anda mungkin akan mendapatkan cetakan tulisan pada permukaan sofa kulit. Hal ini terutama berlaku untuk halaman majalah dengan warna cerah atau halaman mewarnai yang memiliki krayon.

Yang terbaik adalah menghindari meninggalkan barang-barang tersebut di atas sofa kulit untuk waktu yang lama.

SHUTTERSTOCK/PHOTOGRAPHEE.EU Ilustrasi sofa kulit

2. Jarang membalik dan menggembungkan bantal atau alas duduk sofa

Kulit dikagumi karena mempertahankan bentuknya dengan sangat efektif, sehingga pemilik mungkin sedikit lebih lalai dalam melipat dan memutar bantal sofa. Kerutan yang berkembang di sofa kulit tidak mungkin untuk sepenuhnya diperbaiki.

Sebaiknya, Anda membalik dan menepuk bantal setiap minggu.

3. Tidak membersihkan sofa kulit

Sofa kulit perlu dibersihkan setiap minggu. Apakah Anda memilih untuk menggunakan kain mikrofiber kering atau memilih untuk menggunakan lampiran sikat pada penyedot debu, kuncinya adalah perhatian mingguan pada debu pada sofa kulit.

Debu adalah musuh banyak hal, dan kulit termasuk di dalamnya. Untungnya kerusakan akibat debu mudah dihindari hanya dengan sedikit pembersihan mingguan secara teratur.

4. Menggunakan pembersih yang tidak sesuai

Pemilik sofa kulit harus menghindari penggunaan sabun dan deterjen, semprotan, minyak, dan poles yang dapat merusak sofa kulit. Ikuti instruksi pabrik dengan hati-hati dan jika ragu, hubungi profesional.

Biasanya hanya kain kering, atau kain pembersih yang dirawat dengan baik dan air suam-suam kuku. Namun, bila Anda berencana untuk menggunakan apa pun selain air di sofa Anda, tanyakan kepada produsen furnitur Anda terlebih dahulu.

Lihat label pada furnitur, periksa situs perusahaan, atau hubungi layanan pelanggan, tetapi jangan gunakan produk yang tidak direkomendasikan karena dapat merusak sofa kulit.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Previous post Apakah Skincare Non-BPOM Aman Digunakan?
Next post Uji Coba PLTSa Putri Cempo Solo, Gibran Janji Carikan Solusi Bagi Warga Yang Terdampak
Exit mobile version