BP2MI Minta CPMI Berhenti Berfikir Bekerja Di Negara Yang Beri Gaji Rendah Dan Pelindungannya Lemah

Jakarta – Benny Ramdani, Direktur Badan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP2MI), meminta calon tenaga kerja Indonesia tidak mempertimbangkan bekerja di negara yang menawarkan upah rendah.

Juga negara-negara dengan perlindungan PMI yang lemah.

Hal itu disampaikan Benny dalam Pidato Pendidikan Awal (CPMI) bagi Calon Tenaga Kerja Indonesia Berpotensi Berkunjung ke Korea pada Rabu (20 April 2022) di Kinasih Resort Depok, Jawa Barat. slot online bonanza

Benny juga mencontohkan bagaimana seorang manajer pembelian yang bekerja di luar sektor resmi di Arab Saudi mendapatkan gaji minimal sekitar 5,5 juta rupee.

Ia juga menyebutkan cara di Malaysia yang hanya membayar Philip Morris International sekitar 4,5 juta rupee.

Menurut Penny, ini harus diakhiri dengan kerja pemerintah dengan kampanye dan sosialisasi besar-besaran.

Artinya di banyak negara kesempatan kerja terbuka, gaji sangat tinggi, dan perlindungan sangat kuat.

Dia juga mengatakan ada beberapa negara bagian yang menawarkan gaji yang baik dan perlindungan PMI. Misalnya, Benya menyebut Jepang dan Korea.

“(Di Korea) Rp 18-24 juta. Jepang Rp 22-30 juta,” kata Benny.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Previous post Kemungkinan Chandrika Chika Jadi Tersangka Dalam Kasus Pengeroyokan, Ini Kata Polisi
Next post Mudik Gratis BUMN Digelar Mulai Pekan Depan, Ini Sejumlah Kota Tujuannya