DPR AS Melakukan Pengawasan Terhadap Departemen Energi Dan Sumber Daya Mineral Dan Direksi Sorek Marabe Terkait Kebocoran Gas

Jakarta – Wakil Presiden VII DPR RI Maman Abdurrahman mempertanyakan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan PT Sorik Marapi, Direktur Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi, tentang tumpahan April 2022 di Mandailing Natal, Sumatera. Dia menilai: Sesuai jika terjadi kecelakaan karena kelalaian pengawasan.

Maman mengaku kesal karena ini bukan kasus pertama yang melibatkan PT SMGP. Dia mengklaim kebocoran gas alam keempat terjadi akibat benturan antar sumur bor. Dia mengakui bahwa ini tidak lagi dapat diterima. situs judi togel terpercaya

Menanggapi insiden berulang ini, Maman menegaskan akan dibentuk panitia kerja untuk menyelidiki insiden tersebut. Diduga terjadi kesalahan operasional dan administratif dalam pelaksanaan kegiatan pemboran.

Sebagai langkah antisipasi ke depan, Ma Man menuntut adanya tindakan khusus pencarian fakta atas kasus ini. Dia juga mencatat bahwa Panja Kerja akan dibentuk untuk melakukan audit di tempat.

Maman juga meyakini bahwa kejadian ini akan mempengaruhi lingkungan penanaman modal dalam negeri di masa depan. Hal ini sangat relevan dengan pengembangan energi terbarukan di sektor panas bumi.

Sementara itu, Komite ke-7 saat ini sedang aktif menggalakkan pembahasan RUU energi baru dan terbarukan. Peristiwa seperti ini juga diyakini melecehkannya.

Dia menambahkan, “Sepertinya akan semakin sulit untuk mendorong pengembangan industri panas bumi di Korea, jadi tolong jangan menganggapnya sebagai masalah administrasi.”

penyebab kebocoran

Dalam kasus yang sama, EBTKE Harris Yahya, Direktur Umum Energi Panas Bumi, mengidentifikasi penyebab kebocoran dari sumur T-12. Ada beberapa langkah yang dia perhatikan.

Kedua, dia menjelaskan bahwa T-12 memiliki program pengeboran yang sudah diatur, dan mengatakan bahwa kedalaman 260 m pertama memiliki titik belok, tetapi pada saat kecelakaan titik belok dimulai lebih awal pada 244 m.

Sebelumnya, puluhan warga Desa Sepanggur Gulu di Kecamatan Puncak Surik Marabi, Kabupaten Mandeling Natal, Sumatera Utara harus dievakuasi. Hal ini diduga akibat adanya kebocoran sumur gas bumi di PT Sorik Marapi Geothermal Power (PT SMGP).

Polda Sumut dan Polres Mandeling Natal bersama Pemerintah Daerah (Bimda) mengevakuasi warga yang terkena dampak kebocoran sumur gas PT SMGP.

Sebanyak 21 korban kebocoran sumur gas telah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banya Punggan, kata Paul Hadi Wahyudi, Direktur Humas Polda Sumut.

Pada Minggu, 24 April 2022, dia mengatakan, “Langkah pertama kami adalah mengevakuasi para korban dan membantu mereka. Sejauh ini, 21 orang telah dibawa ke rumah sakit untuk perawatan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Previous post Gus Yahya Dan Jenderal Andika Bahas Kerjasama Bangun Gerakan Bela Negara
Next post Jokowi, Kunjungan Kehormatan Menlu Serbia, Diskusi Ekspor Tenaga Kerja CPO