Enam Tips Berkendara Aman Dan Nyaman Saat Puasa

Siaran pers, Rita Fabriani

Jakarta – Puasa mengajarkan manusia untuk menahan segala hawa nafsu dan mengendalikan amarahnya.

Penting juga untuk mengontrol emosi saat berkendara di jalan raya, terutama saat puasa. Terkadang ada banyak pemicu emosional dalam perjalanan. situs judi mega

PT Astra Honda Motor (AHM) memberikan tips berkendara aman dan nyaman selama bulan puasa.

Menurut AHM Johannes Lucky, Direktur Ride Safety, akan berpengaruh baik pada regulasi emosi maupun kondisi fisik selama berpuasa.

“Dengan memperhatikan kondisi fisik, Anda bisa lebih mengontrol konsentrasi dan emosi,” kata Lucky Rabu (6/4). “Dukungan praktik berkendara yang benar membuat berkendara lebih aman dan nyaman serta membuat puasa lebih lancar.” /2022). .

Berikut enam hal yang perlu diperhatikan saat berkendara saat bulan puasa.

1. Persiapan perjalanan

Kami bersiap-siap untuk memulai perjalanan kami di pagi hari. Makan makanan bergizi dan perbanyak minum air putih untuk menghindari dehidrasi saat berkendara di bawah terik matahari.

Jangan lupa untuk menggunakan perlengkapan berkendara dan dokumen mengemudi seperti jaket, helm dan sarung tangan.

Masker dan hand sanitizer tetap diwajibkan untuk menjaga protokol kebersihan saat berkendara.

2. Rute perjalanan

Untuk perjalanan yang lebih efisien, Anda perlu menggunakan aplikasi panduan. Kita dapat menggunakan aplikasi ini untuk memeriksa kondisi jalan yang harus kita ambil dan memilih rute alternatif yang benar.

Setelah memilih tujuan, pengendara sepeda dapat memanfaatkan panduan suara, sehingga mereka tidak perlu melihat rute di aplikasi dengan fitur yang mengganggu saat mengemudi.

Namun, jika Anda tidak yakin dengan jalan dan ingin memeriksa jalan, Anda dapat berhenti sebentar di bahu jalan atau melihat aplikasi rambu lalu lintas saat berhenti.

3. Istirahat yang cukup

Selama bulan Ramadhan, sering terjadi kurang tidur, sehingga pengemudi mengantuk atau tidur sebentar tanpa disadari.

Pengemudi yang melakukan perjalanan jarak pendek dan merasa kehilangan konsentrasi karena mengantuk, istirahatlah minimal 10 menit.

4. Berpikir positif

Berbuka puasa di rumah bersama keluarga menjadi hal yang ditunggu-tunggu selama bulan Ramadhan.

Hal ini terkadang menyebabkan kemacetan lalu lintas dalam perjalanan pulang dari kantor. Anda harus selalu berpikir positif tentang pengendara lain karena sangat mudah untuk memancing emosi dalam situasi seperti itu.

Anda juga perlu bersikap toleran dan sabar agar kepentingan pengguna jalan lain terpenuhi, dan Anda harus bisa mengendalikan emosi saat berpuasa.

5. Perhatikan ekspektasi risiko Anda

Saat berkendara, Anda tetap perlu memperhatikan jarak aman dengan kendaraan lain seiring mendekatnya waktu berbuka puasa. Pasalnya, banyak pengguna jalan yang tiba-tiba mengubah arah untuk berbuka puasa.

6. Pelajari keterampilan mengemudi yang tepat

Tips terakhir ini harus diamalkan baik Anda sedang berpuasa atau tidak. Dengan memperoleh keterampilan mengemudi yang benar sesuai dengan jenis sepeda motor dan kondisi jalan, kami memberikan pengalaman berkendara yang aman dan nyaman bagi kami serta pengguna jalan lainnya. Ini termasuk mengamati lampu lalu lintas yang berlaku.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Previous post Bintangi Grid, Lee Si Young Ambil Hikmah Untuk Tak Menyia-nyiakan Waktu Bersama Orang Tersayang
Next post Kemhan Inggris: Lebih Dari 160.000 Penduduk Mariupol Hidup Tanpa Air, Pemanas Hingga Obat-obatan