FAKTA Istri Oknum Polisi Di Sulsel Tipu Ratusan Warga Hingga Rugi Rp4 M, Modus Investasi Bodong

Istri polisi yang bekerja di Kabupaten Mamasa di Sulawesi Selatan (Sulawesi Selatan) itu diboyong dari kasus penipuan dengan posisi investasi curang.

Pelakunya adalah seorang wanita berusia 21 tahun berinisial TS.

Jumlah korban mencapai ratusan warga di wilayah lain. situs judi slot online terbaik dan terpercaya no 1

Total kerugian yang dialami para korban akibat perbuatan pelaku mencapai Rp 4 miliar.

TS membujuk para korban dengan keuntungan besar untuk menyerahkan uangnya.

Kapolsek Kumpul Ridwan Sainong mengatakan pada konferensi pers bahwa TS telah ditangkap.

Kejadian tersebut terungkap seperti dilansir salah satu korban yang berdomisili di Kabupaten Torical, Kabupaten Maros.

Radwan menambahkan, korban mengunjungi rumah TS di Nusa Idaman dan berunding.

Namun, tidak ditemukan titik temu, dan korban akhirnya melaporkannya ke Polisi Torrecal.

“Dia mengira rugi 29 juta rupiah. Dia tergiur investasi 1 juta rupiah dan akan kembali 1,25 juta rupiah dalam seminggu. Jadi, kalau rugi dalam rupiah, bisa dihitung jumlah investasinya…29 juta. ”

Menurut hasil survei, jumlah korban penipuan investasi ini sekitar 179 orang.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, korban TS berasal dari Takalar, Maros, Makassar, Pinrang dan Parepare.

Ia melanjutkan, “Hasil penyelidikan, dua barang bukti diamankan dan pelakunya ditahan. Menurut pengakuan TS, ada 200 anggota, tapi menurut barang bukti ditemukan 179 anggota.”

Dia menjelaskan, catatan tersangka menunjukkan bahwa dia telah mencuri dana sekitar 4 miliar rupiah dari anggota.

Dia mengatakan tersangka melakukan pekerjaan seperti yang dia lakukan.

Mengenai investasi 1 juta yang diposting di Instagram-nya, ia akan mengembalikan Rp 250.000 dalam seminggu.

Dia mengatakan, “Artinya investasi itu menyumbang 30% dari total investasi. Jadi, dalam situasi ini, banyak orang mengobrol dengan Washington. Jadi, investasi palsu ini terjadi.”

Untuk membujuk korban, TS menyerahkan formulir persetujuan dengan melampirkan kartu milik istri polisi.

“Dengan kartu ini, TS memastikan tidak kabur, sehingga makin banyak yang mengira begitu,’” jelasnya.

Dalam kasus ini, TS didakwa melakukan penipuan dan penggelapan terkait penolakan polisi berdasarkan Pasal 378 dan 372, serta divonis rata-rata empat tahun penjara.

Dijelaskannya, “Barang bukti yang diamankan saat ini adalah telepon genggam dan lima buku besar. Tiga di antaranya pembukuan BRI, satu BNI, dan satu buku besar Mandiri.”

Artikel ini tayang di Timur.com dengan Cheat A Bhayangkari Mother 179 Warga 5 Provinsi dan Investasi Bodoh.

(-Timur.com/Nurul Hidayah)

Lebih banyak berita tentang penipuan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Previous post Menpora Nilai Pemain Timnas Basket Indonesia Masih Minder Bertemu Lawan Dari Luar Negeri
Next post Menteri PPPA Kunjungi Keluarga Korban Pembunuhan Geng Motor Di Medan