FAKTA Saat Putin Klaim Menangkan Mariupol, AS Bantah Hingga Muncul Temuan Kuburan Massal 9.000 Warga

Berikut beberapa fakta terkait Presiden Rusia Vladimir Putin kemarin (21 April 2022) mengumumkan kemenangan Rusia di Mariupol.

Namun, Rusia masih gagal merebut pabrik baja Azovstal skala besar di Mariupol, yang masih berada di tangan pejuang Ukraina dan warga sipil.

Taktik Putin adalah mengepung dan menutup pabrik alih-alih menyerbunya. situs judi slot online deposit via ovo

Menurut pengamat, taktik ini bisa menyelamatkan nyawa tentara Rusia dan membuat mereka mati kelaparan di dalam pabrik.

Ketika Putin mendeklarasikan kemenangan di Mariupol, foto Sallit menunjukkan sebuah kuburan besar di dekat kota Ukraina.

Walikota Mariupol Vadim Boychenko kemudian menuduh Rusia menutupi kejahatannya dengan mengubur korban Pertempuran Mariupol di kuburan massal.

Sementara itu, Presiden AS Joe Biden telah membantah klaim kemenangan Putin di Mariupol.

Kuburan besar korban perang ditemukan di Mariupol

Citra satelit yang diposting oleh Maxar Technologies menunjukkan lebih dari 200 kuburan di kota terdekat Manus, 20 km dari kota Mariupol.

Menanggapi foto tersebut, Walikota Mariupol Vadim Boychenko menuduh Rusia menutupi kejahatannya dengan mengubur korban Pertempuran Mariupol di kuburan.

Dia mengatakan pejabat dewan kota khawatir bahwa hingga 9.000 orang dimakamkan di kuburan.

“Mayat mulai menghilang dari jalan-jalan kota,” katanya.

“Mayat warga Mariupol yang tewas dimuat ke truk dan dibuang di sana,” kata Boychenko oleh Sky News.

Presiden Zelensky mendesak Mariupol untuk terus berjuang

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan Kamis malam bahwa dia menyambut baik bantuan AS untuk melawan serangan Rusia.

Putin menyatakan kemenangan di Maripol, tetapi Zelensky mengatakan pertempuran berlanjut.

“Penjajah di selatan dan timur negara kita melakukan yang terbaik untuk setidaknya memiliki alasan untuk berbicara tentang beberapa kemenangan,” katanya dalam pidato video yang disediakan oleh Moscow Times.

“Mereka hanya bisa menunda saat penjajah terpaksa meninggalkan tanah kita, terutama Mariupol, kota yang terus memerangi Rusia terlepas dari semua yang dikatakan penjajah,” tegasnya.

AS bantah klaim Rusia menangkan Mariupol

Presiden AS Joe Biden membantah klaim Rusia bahwa Rusia memenangkan Mariupol.

Menurutnya, tidak ada bukti kuat bahwa Mariupol benar-benar jatuh ke tangan Putin.

“Masih belum ada bukti bahwa Mariupol benar-benar ditangkap,” kata presiden AS itu.

“Satu hal yang kami ketahui tentang Mariupol adalah bahwa dia harus mengizinkan saluran kemanusiaan untuk mengeluarkan orang dari besi dan tempat lain yang terkubur di bawah puing-puing.”

“Itu adalah sesuatu yang dapat dilakukan oleh siapa saja, siapa saja, kepala negara mana pun dalam situasi seperti ini,” tambahnya.

AS memberikan bantuan tambahan ke Ukraina

Pada hari Kamis, Presiden Zelensky mengatakan kepada Dana Moneter Internasional dan para pemimpin Bank Dunia bahwa negaranya membutuhkan $7 miliar per bulan untuk berperang.

Dia mengatakan uang itu akan meningkatkan ekonomi dan kehidupan di Ukraina yang dirusak oleh Rusia.

Sebagai tanggapan, Amerika Serikat memberikan bantuan tambahan ke Ukraina di samping serangan besar-besaran Rusia di Ukraina timur.

Presiden AS Joe Biden mengumumkan pada hari Kamis bantuan sebesar $800 juta.

Paket dukungan termasuk howitzer, kendaraan penarik lapis baja, 144.000 butir amunisi dan drone taktis yang dikembangkan khusus oleh USAF untuk kebutuhan Ukraina.

“Kami berada pada titik kritis sekarang karena mereka menyiapkan panggung untuk fase selanjutnya dari perang ini,” kata mantan Wakil Presiden Biden.

Biden juga berjanji bahwa Putin tidak akan berhasil mendapatkan kendali penuh dan pendudukan Ukraina.

(/Malia)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Previous post Peneliti BRIN Usulkan Komisi Kebenaran Dan Persahabatan Selesaikan Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu
Next post Gelar Apel Pasukan Bersama KAI, Menhub Pastikan Keamanan Perjalanan KA Saat Mudik Lebaran 2022