Garuda Indonesia Sambut Baik Aturan Baru Perjalanan Penumpang Pesawat Domestik

Laporan pers, Hari Dharmawan

Jakarta – Pemerintah telah mempermudah persyaratan perjalanan feri maskapai penerbangan domestik yang telah mendapatkan vaksinasi kedua dan ketiga, serta tidak perlu lagi menunjukkan hasil tes antigen dan PCR. situs judi slot casino online

hal tersebut, Direktur PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Irfan Setiaputra mengatakan, hal ini diharapkan dapat meningkatkan industri penerbangan.

Selain itu, Irfan juga menambahkan bahwa dengan adanya regulasi terbaru ini, ada kemungkinan untuk meningkatkan okupansi pesawat.

Saat dihubungi pada Jumat (20/5/2022), Irfan mengatakan: “Insya Allah industri penerbangan akan membaik dan dipastikan regulasi baru ini dapat meningkatkan okupansi.”

Sekadar informasi, pemerintah telah menerbitkan kembali peraturan perjalanan terbaru untuk penumpang maskapai domestik.

Penumpang domestik yang tidak perlu menunjukkan hasil tes antigen dan PCR bagi mereka yang telah menerima dua dan tiga dosis vaksin atau booster.

Aturan baru ini tertuang dalam Surat Edaran Departemen Perhubungan SE 56 Tahun 2022 tentang Pedoman Penyelenggaraan Perjalanan Dalam Negeri Melalui Angkutan Udara.

Angkasa Pura II memperkenalkan aura baru perjalanan udara domestik

Muhammad Awaluddin, Direktur Utama PT Angkasa Pura II, mengatakan penerapan baru bagi penumpang maskapai domestik di 20 bandara yang dioperasikannya.

“Kami tentu menyambut baik pelonggaran regulasi perjalanan bagi penumpang maskapai domestik”, kata Awaldin.

Meski dekian, Awal El-Din menegaskan AP II akan memastikan jaminan protokol kesehatan seperti menjaga jarak dan menghindari keramaian.

“Terminal Penumpang Pesawat Dan Selama Penerbangan, Penumpang Pesawat Tetap Wajip Memakai Masker”, kata Awal El-Din.

Berikut adalah auran baru untuk penerbangan di domestik:

1. Penumpang pesawat wajib menggunakan aplikasi PeduliLindung

2. Penumpang udara yang telah menerima vaksinasi (booster) dosis kedua dan ketiga tidak wajib menunjukkan hasil RT-PCR atau Rapid Antigen test negatif.

3. Penumpang udara yang menerima vaksinasi dosis pertama wajib menunjukkan hasil rapid antigen test negatif yang diambil sampelnya dalam waktu 1 x 24 jam atau hasil tes RT-PCR negatif yang diambil sampelnya dalam waktulan 2 x 24

4. Bagi penumpang pesawat dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit penyerta yang menahan untuk mendapatkan vaksinasi, wajib menunjukkan hasil Rapid antigen test TK2 TKAPNYA Diaambil dalam waktu ampelnya perzalanan. Kemudian harus dilampirkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah yang menyatakan bahwa yang bersangkutan tidak dapat mengikuti dan/atau tidak dapat mengikuti vaksinasi Covid-19.

6

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Previous post Transaksi Tokopedia Meningkat Hampir Dua Kali Lipat, Ini Tren Belanja 2021 Di Jawa Tengah Dan Solo
Next post AP II Proyeksikan Pergerakan Penumpang Hingga Akhir 2022 Mencapai 45 Juta Orang