ICW Beri Nilai D Untuk KPK Dalam Penanganan Kasus Korupsi Selama 2021

Liputan media, inspirasi Ryan Pratama

Jakarta – The Indonesian Corruption Watchdog (ICW) merilis hasil pemantauan tren penuntutan kasus korupsi oleh aparat penegak hukum (APH) pada 2021.

Dalam kasus Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sebuah LSM (LSM) memberinya gelar PhD. situs judi indonesia

Koordinator Kehakiman ICW Lallola Esther mengatakan kasus korupsi yang ditangani KPK mengalami penurunan jumlah, tersangka, dan nilai kerugian negara yang cukup signifikan sejak amandemen undang-undang tahun 2019. .

Lalula berbicara dalam siaran konferensi pers pada Senin (18/4/2022) dari Friends di kanal YouTube ICW.

Seiring dengan kualitas penanganan kasus, kata Lalula, KPK secara umum menyasar aktor-aktor strategis.

Memang tidak banyak, tapi kata Lalola harus terus ditingkatkan.

Lalula merujuk kasus suap yang memenjarakan Stepanos Ruben Batugo, mantan penyidik ​​KPK di Mabes Polri.

Menurut Alola, penetapan Ruben oleh AKP sebagai tersangka kasus suap kasus Tanjungpalai Sumut semakin memperburuk integritas partai dalam situasi politik-hukum antikorupsi saat ini.

Lalula juga mengatakan KPK sangat enggan melaksanakan upaya pengawasan kasus korupsi yang ditangani aparat penegak hukum lainnya.

Dia mencontohkan respon KPK terhadap kasus korupsi PT Asabri yang ditangani Kejaksaan Agung.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Previous post Ponsel Korban Berperan Ungkap Kasus Pembunuhan Penjaga Malam Kebun Sawit Di OKU 
Next post Vanessa Khong Dan Ayahnya Akhirnya Hadiri Pemeriksaan Sebagai Tersangka Kasus Indra Kenza