Jokowi Larang Ekspor CPO, Isyarat Rumah Dahlan Menyapu Politik Dunia

Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan menanggapi kebijakan pemerintah yang melarang ekspor minyak goreng dan bahan baku minyak goreng. Tidak hanya apa yang dilarang, tetapi juga bagaimana iklan tersebut disampaikan disorot.

Dahlan menggambarkan kebijakan pelarangan ekspor minyak nabati, khususnya minyak mentah (CPO) dan bahan baku minyak nabati, sebagai kebijakan sapuan global. roulette online

Tujuan dari sapuan antariksa adalah kebijakan yang dikeluarkan oleh Presiden Jokowi, bukan menterinya. Mengejutkan, kebijakan yang disampaikan Jokowi di awal pengumuman kebijakan ini sempat dikoreksi oleh menteri sebelum dievaluasi kembali.

Mengutip blog Dahlan Iskan disway.id, Jumat (29/4), ia menulis: “Itu hanya sapu universal. Bagaimana Anda ingin bawahan Anda menyapunya. Ini jelas bukan sapu universal jika Anda mudah kehilangannya.” / 2022).

Dahlan mengatakan Jokowi awalnya memutuskan untuk melarang ekspor bahan minyak goreng dan minyak goreng mentah mulai 28 April 2022 hingga pasokan minyak goreng lokal melimpah.

Namun, tiga hari kemudian, Menteri Koordinator Perekonomian Irlanga Hartarto memutuskan CPO tidak dilarang. Airlanga mengatakan bahan baku minyak nabati yang dilarang ekspor Jokowi adalah minyak sawit olahan, pemutih, penghilang bau atau RBD. Jokowi tidak pernah menyebut CPO.

Namun, hal itu dikoreksi oleh Jokowi. Jokowi mencatat, CPO merupakan salah satu yang dilarang ekspornya oleh pemerintah. “Sebetulnya ada kekurangannya,” tambah Dahlan. “Tapi ironisnya. Produsen minyak sawit terbesar dunia itu mengalami kelangkaan minyak goreng.”

“Selesai. Itu saja. Pembersihan universal masih sapu biasa – bukan sapu lidi. Rapi saja. Yang penting harga minyak goreng bisa cepat turun. Jadikan berlimpah. Ke pasar. Dan sana-sini,” ujarnya.

Pergi ke halaman berikutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Previous post Pasukan Rusia Tangkap Andre Hill, Tentara Bayaran Inggris Di Ukraina
Next post Diaspora Indonesia Dapat Berinvestasi Di SBN Melalui BNI