KKP Kembali Canangkan Kampung Perikanan Budidaya, Kali Ini Kampung Lele Di Kota Prabumulih

Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Dinas Perikanan Budidaya (DJPB) meresmikan desa budidaya ikan lele di Desa Kambai, Provinsi Kambai, Kota Prabomul, Sumatera Selatan.

Keputusan ini sejalan dengan keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia tahun 2022 tentang budidaya dan desa nelayan No. 16. situs judi slot online paling gacor 2022

Sebagai langkah serius dalam percepatan program desa budidaya, KKP mengunjungi Pokdakan Usaha Mina yang sebelumnya mendapat dukungan bioflok pada tahun 2021 di Desa Cambai Kota Prabumulih.

Direktur Budidaya Tb Haeru Rahayu mengatakan salah satu tujuan pengembangan budidaya perikanan adalah untuk meningkatkan ketahanan pangan yang dikembangkan melalui produk unggulan berbasis kearifan lokal, seperti ikan lele yang dapat dikembangkan dengan sistem bioflok.

Menurutnya, ikan lele merupakan komoditas utama yang mendukung ketahanan pangan. Produksi ikan lele sejauh ini menunjukkan hasil yang positif, dengan target produksi ikan lele yang terus meningkat dari 1,49 juta ton pada tahun 2020 menjadi 1,75 juta ton pada tahun 2024, meningkat dengan laju tahunan sebesar 4%.

Tepe yang akrab disapa Tb Haeru Rahayu mengatakan: “Peningkatan produksi ikan sangat penting karena tidak hanya berperan penting dalam ketahanan pangan, tetapi juga dapat berperan dalam mengatasi masalah stunting dan stunting akibat gizi buruk.” ujar Tepe. .

Dalam kunjungan tersebut, Irjen KKP Muhammad Yusuf mengatakan dalam kunjungan tersebut pengembangan sektor perikanan budidaya merupakan salah satu program utama KKP dalam pemulihan ekonomi pasca Covid-19. Salah satu strategi yang dilakukan untuk mempercepat pemulihan ekonomi adalah dengan mengembangkan desa budidaya berbasis kearifan lokal secara berkelanjutan.

Dalam hal yang sama, KKP melalui DJPB memberikan dukungan kepada pembudidaya di Prabumuli berupa dua paket budidaya ikan bioflok dan 1.350 ekor indukan lele.

“Keberhasilan pembangunan desa budidaya membutuhkan sinergi antara program dan anggaran serta komitmen yang kuat dari semua pemangku kepentingan,” kata Youssef.

Sementara itu, Asisten 1 Kota Prabumulih mewakili Walikota Prabumulih Aris Priadi mengatakan, Pemerintah Kota Prabumulih berkomitmen untuk mendukung dan mensinergikan pembangunan desa budidaya lele Kota Prabumulih.

Pemerintah Kota Prabumulih juga berterima kasih kepada KKP yang telah menetapkan Prabumulih sebagai salah satu lokasi pengembangan desa nelayan lele. Aris Priyadi mengatakan, “Kami berharap ini akan mempercepat pemulihan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pembudidaya ikan lele di Prabomuleh.”

Sementara itu, Ahmed, ketua Mina Pokdakan, mengaku bersyukur atas dukungan bioflok yang diterimanya. Ia mengatakan pihaknya telah memanen 1,5 ton ikan lele pada siklus pertama dan menggunakan keuntungannya sebagai modal untuk produksi siklus kedua.

Ahmed mengatakan, “Hasilnya sangat memuaskan dan ikan dapat dipanen dengan bantuan KKP dan akibatnya kami juga akan membeli benih untuk melanjutkan usaha pertanian kami.”

Seperti diketahui, luas kawasan garapan Cambay adalah 16,38 hektar dari total 44,34 hektar potensi lahan yang ada di Kota Prabomulh. Sudah ada 14 pemekaran pokdakan lele yang beroperasi di kota ini, dengan jumlah anggota sekitar 140 orang.

Sementara itu, total kapasitas produksi lele wilayah Cambay kota Prabomulh 50-55 ton per tahun, dengan nilai produksi Rp 600 juta hingga Rp 700 juta.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trigono memaparkan tiga program prioritas KKP. Dua di antaranya fokus pada budidaya dan dua lainnya termasuk pengembangan budidaya berorientasi ekspor dengan produk unggulan antara lain udang, lobster, kepiting dan rumput laut. . Selain itu, membangun desa sesuai kearifan lokal dan mengentaskan kemiskinan melalui budidaya perikanan, sekaligus memastikan produk bernilai tinggi tidak punah.

Kita harus berlari kencang dan mampu menunjukkan bahwa Kementerian Kelautan dan Perikanan adalah kementerian besar yang bisa memberikan kontribusi positif yang besar bagi negara,” kata Menteri Trengono.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Previous post Senjata Di Asia Tenggara, Cari Duit Yakuza Jepang Kini Manfaatkan Perang Ukraina – Rusia
Next post SOSOK Bupati Bogor Ade Yasin Yang Kena OTT KPK, Ikuti Jejak Sang Kakak Yang Ditahan Karena Korupsi