Kunjungi Batam, Mendagri Tangkap Peluang Pariwisata WN Singapura Genjot Pemulihan Ekonomi

Wartawan liputan Franciscus Adioda

Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mindagri) Mohammed Tito Carnavian beserta rombongan berkunjung ke Batam untuk membahas pariwisata.

Dalam kunjungan tersebut, Mendagri memanfaatkan peluang pariwisata di Kota Batam dan sekitarnya untuk membantu pemulihan ekonomi.

Pasalnya, Batam memiliki potensi wisata yang bagus dan dapat memberikan pemasukan bagi pemerintah pusat dan daerah. situs judi slot online malaysia

Usai mengunjungi Terminal Feri Internasional Nongsapura di Batam pada Jumat (15/4/2022), Mendagri Tito mengatakan, “Saya berharap pariwisata di Batam, Bintan, dan Karimun dapat direvitalisasi dan perekonomian pulih”.

Mendagri juga mengatakan bahwa Batam dan Bintan merupakan dua daerah yang ramai dengan tujuan wisata selain Bali, Lombok dan Sulawesi Utara.

Jika pemerintah daerah terus mengembangkan industri pariwisata ini, juga akan mempengaruhi pendapatan asli daerah (PAD).

Dikatakannya, wisatawan dari Singapura dan Malaysia menjadi faktor penting dalam perkembangan pariwisata di Batam dan sekitarnya.

Namun, Mendagri menjelaskan hambatan masuk bagi wisatawan asing, khususnya dari Singapura, melalui uji polymerase chain reaction (PCR).

Biaya tes PCR di Singapura jauh lebih mahal daripada di Indonesia. Kalau di Indonesia biaya PCR sekitar 300.000 rupiah, bisa sampai $180 atau sekitar 1,8 juta rupiah di Singapura.

Kendala lainnya adalah hanya pihak tertentu di Singapura yang ditunjuk untuk melakukan pengujian PCR.

Hal ini berbeda dengan Indonesia, di mana sektor swasta juga menawarkan layanan tes COVID-19, membuat layanan ini lebih mudah diakses oleh masyarakat.

Karena adanya kendala tersebut, pemerintah Indonesia telah melakukan dialog dengan pemerintah Singapura untuk membahas masalah tersebut.

Harganya sekitar $15 atau 150.000 rupee lebih murah, jadi semoga kita bisa mengurangi bea PCR di Singapura terhadap antigen.

Saya berdiskusi dengan teman-teman saya di Singapura dua minggu lalu dan Menteri Dalam Negeri (dan) pihak berwenang di sana. Padahal, orang Singapura bilang mau jalan-jalan ke Batam, dekat Bintan, Johor.”

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Previous post Antisipasi Kemacetan Saat Mudik Lebaran, Menhub Sebut Ada Tiga Skema Rekayasa Lalu Lintas
Next post Prediksi Manchester City Vs Liverpool Semifinal Piala FA – Laga Alot, Penalti Lagi?