Menteri PUPR: Jalan Tol Bakauheni Sampai Palembang Sudah Bisa Dilalui Pemudik

Reporter Cino Tre Sollistino melaporkan

Jakarta – Menteri Perumahan Rakyat dan Perumahan Rakyat Basuki Hdimuljono mengatakan jelang Lebaran tahun ini pemudik bisa menggunakan jalur Lampung-Palembang melalui Sumatera. situs judi slot online resmi 2022

Hal itu disampaikan Basuki usai meninjau perbaikan jalan tol yang rusak di ruas Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung di Provinsi Lampung dan Kayu Agung – Palembang – Betung (Kapalbetung) di Sumatera Selatan.

Menurut dia, tiga tugas prioritas dilakukan untuk perbaikan jalan Lampung-Palembang.

Pertama, perbaikan material jalan karena kualitas beton yang kurang baik, dan kedua, perbaikan jalan yang retak dan rusak karena masih belum bisa dilalui akan diperbaiki setelah Idul Fitri untuk menghindari kemacetan saat mudik Lebaran.

Jalan Bakauhini – Tirpangi Besar – Pematang Panjang – Kaew Agung – Karamasan – Palembang sepanjang 376 km telah beroperasi sejak Maret 2019.

Beberapa bagian dari jalan raya ini rusak dan secara bertahap dipugar dan dibangun kembali, termasuk memperbaiki perkerasan baru, pengecoran ulang dengan beton kerja cepat, pengerasan dan pemadatan dengan pelapis aspal, dan pemasangan AC-WC baru. Mantel. Finishing dan pemadatan aspal.

Dinas PUPR melakukan perbaikan 100% sepanjang 140,4 km melalui PT Hutama Karya selaku BUJT (Badan Jalan Raya Niaga) ruas Bakauheni-Terbanggi Besar.

Jalan Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung sepanjang 189,4 km memiliki 90% perbaikan kerusakan yang dilakukan dan akan selesai sepenuhnya pada H-10.

Selain itu, BUJT PT Waskita Sriwijaya Road yang menangani Km Kayu Agung – Palembang – Bentung sepanjang 37,6 Km telah melakukan perbaikan di banyak titik di antaranya KM355+950 dan KM349+900.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Previous post Suami Tarawih, Wanita Di Sukabumi Nyaris Dirudapaksa Tetangga, Alami Luka Tusuk Karena Melawan
Next post Jelang KTT G20 Di Bali, Kemendagri Dorong Kawasan Sarbagita Kelola Sampah Dengan Kearifan Lokal