Meski Harga Minyak Mentah Tinggi, Para Investor Lebih Butuh Revisi UU Migas

Jakarta – Tingginya harga minyak mentah saat ini tidak serta merta menarik investasi hulu migas.

Yang dibutuhkan investor di sektor migas adalah kenyamanan berinvestasi dan salah satu regulasi yang menguntungkan.

Banyak pihak merasa ada kebutuhan mendesak untuk mempertimbangkan kembali UU Migas. slot online gacor hari ini

Karena investasi minyak dan gas merupakan investasi jangka panjang, investor harus memiliki kepercayaan diri dalam melakukan kegiatan usahanya sendiri.

Widiawan Prawira Atmaja, kepala praktisi minyak dan gas, mengatakan kenaikan harga minyak internasional saat ini disertai dengan banyak masalah.

Jadi ini bukan hanya tentang penawaran dan permintaan, tetapi juga tentang risiko geopolitik dan agenda transisi energi.

Menurut Widayawan, semua ini saling berhubungan. Misalnya, dampak pandemi Covid-19 yang menyebabkan penurunan tajam produksi minyak, membatasi pasokan.

Namun, setelah epidemi mulai mereda, mobilitas meledak di industri logistik serta aktivitas masyarakat, yang secara signifikan meningkatkan permintaan energi.

Dan ketergantungan kita masih sangat tinggi dalam hal agenda transisi energi kita, yang mengharuskan kita untuk menjauhi bahan bakar fosil.

Ambil contoh, Inggris Raya, di mana sumber energi terbarukan langka karena kondisi cuaca.

Musim dingin lebih dingin dan musim panas lebih panas dari biasanya, membutuhkan lebih banyak energi.

Eskalasi perang Rusia-Ukraina juga meningkatkan risiko dan mempengaruhi harga minyak internasional.

Widiawan mengatakan dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa (19/4/2022) bahwa kondisinya saat ini tidak menentu.

Agenda transisi energi telah membuat banyak perusahaan energi berpikir matang-matang tentang portofolio investasi mereka. Misalnya, apa bentuk ideal untuk memenuhi kebutuhan saat ini dan masa depan?

Soal dampak kenaikan harga minyak, Widiawan mengatakan akan berdampak jangka pendek bagi perusahaan migas.

Namun dalam jangka panjang, dia belum bisa memastikan apakah investor akan kembali ke Indonesia untuk berinvestasi dalam kegiatan eksplorasi.

Menurutnya, dalam berinvestasi jangka panjang, Indonesia memiliki banyak “pekerjaan rumah” yang harus dilakukan agar negara ini lebih cocok untuk berinvestasi sehingga investor sejati akan mau kembali dan menjelajah.

SKK Migas Beni Lupiantara, wakil kepala perencanaan, menambahkan investor cenderung lebih konservatif meski harga minyak tinggi.

Seperti yang Anda ketahui, harga minyak sangat fluktuatif dan tidak selalu setinggi sekarang.

”Jadi solusinya perbaiki keuangan. Usulan ke depan harus lebih baik. Kemudian proyek-proyek yang ada harus didukung dengan insentif tambahan dan merangsang aktivitas komersial,” kata Benny.

Hal penting yang menjadi fokus saat ini, kata Benny, adalah memanfaatkan momentum kenaikan harga minyak internasional untuk memberikan sinyal yang menarik bagi investasi migas Indonesia.

Ia berharap RUU Migas yang sedang dibahas segera selesai, sehingga payung hukum tersebut dapat memberikan kepastian bagi investor dalam melakukan kegiatan usaha migas dan menarik lebih banyak investasi ke Indonesia.

Ronald Gunawan, Direktur dan COO PT Medco Energy International Tbk, setuju aspirasi transisi energi telah mengubah portofolio investasi perusahaan minyak dan gas.

Namun, permintaan energi yang terus meningkat membuat investasi minyak dan gas akan dan akan terus dibutuhkan.

Ronald mengakui, insentif finansial menjadi faktor penting dalam menarik investasi migas ke Indonesia.

Alasan momentum harga minyak yang tinggi ini adalah karena banyak negara memanfaatkan situasi ini untuk menarik investasi dengan menawarkan insentif dan keringanan pajak yang sangat menarik.

Namun industri migas Indonesia kini menuju ke arah yang benar dengan berbagai upaya Kementerian ESDM dan SKK Migas mendorong berbagai insentif, ujarnya.

Sebagai pelaku bisnis, kami menganggap pemerintah kami sangat serius. Kami yakin melalui Kementerian ESDM dan SK MEGA, pemerintah siap mendengar dan mengkaji apa yang dibutuhkan industri untuk bersama-sama meningkatkan produksi migas nasional.”

Sumber: Contan

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Previous post Mudik Gratis BUMN Digelar Mulai Pekan Depan, Ini Sejumlah Kota Tujuannya
Next post Bek Chelsea Ini Tawarkan Diri Untuk Gabung Ke Real Madrid Musim Depan, Tinggal Negosiasi Soal Gaji