Operasional Kafe, Bar, Dan Restoran Di Jakarta Boleh Buka Hingga Pukul 02.00 WIB

Reporter Satrio Sarro Trienginas melaporkan.

Jakarta – Pemkot Jakarta Barat mengizinkan kafe, bar, dan restoran buka hingga pukul 02.00 WIB.

Namun, pertunjukan joki (DJ) tetap dilarang. situs judi gacor

Hal tersebut tertuang dalam Keputusan No. e-0012 Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta tahun 2022 tentang penerapan pembatasan penyakit virus corona level 2 pada kegiatan masyarakat di bidang pariwisata.

Buletin di Aturan 2, Bagian B menyatakan, “Pertunjukan drum jockey (DJ), pertunjukan lantai dan donasi dilarang.”

Keputusan itu diambil untuk menghindari kerumunan penduduk setempat di area kafe, bar, atau restoran.

Postingan juga mengatur jumlah pengunjung maksimal 75% dari okupansi normalnya.

Selain itu, setiap pengunjung dapat memasuki restoran hingga satu jam.

Postingan tersebut menegaskan bahwa tidak semua restoran, kafe, dan bar buka hingga pukul 02:00 WIB.

Aturan ini hanya berlaku untuk tempat yang buka mulai pukul 18:00 WIB.

“Aturannya resto yang buka pukul 18.00 WIB boleh tutup pukul 02.00 WIB,” imbuhnya.

Semua pengunjung dan staf harus divaksinasi dan mengikuti protokol kesehatan selama berada di area tersebut.

Satpol PP mengawasi secara ketat para operator niaga ini untuk memastikan bahwa mereka beroperasi sesuai dengan sertifikasi yang berlaku.

Wabah belum berakhir

Sebelumnya, Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus menekankan bahwa pandemi COVID-19 belum berakhir, tetapi kasusnya mulai menurun.

“Salah kalau mengira pandemi sudah berakhir. Pandemi tidak berakhir di mana-mana sampai semuanya selesai,” katanya, Kamis (5 Desember 2022) lalu dalam pidatonya di KTT Dunia Kedua tentang Coronavirus. . Dapat dari Kontan.co.id.

Bahkan, kata dia, jumlah kasus COVID-19 kini meningkat di lebih dari 70 negara.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Tedros mengatakan tingkat pengujian atau pengujian COVID-19 di seluruh dunia menurun.

“Itu membutakan kita terhadap evolusi virus,” katanya.

Dia menambahkan bahwa hampir satu miliar orang di negara-negara berpenghasilan rendah masih belum kebal terhadap COVID-19.

“Kita harus terus mendukung semua negara untuk memastikan bahwa 70% populasi divaksinasi sesegera mungkin, dengan fokus pada mereka yang paling berisiko,” kata Tedros.

Memang, pasokan vaksin Covid-19 meningkat, tetapi pasokan tidak dapat dipertahankan karena komitmen politik dan kapasitas operasional dan keuangan yang tidak mencukupi.

“Tambahkan vaksin, misinformasi, dan skeptisisme misinformasi ke dalamnya.”

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan bahwa sejak akhir Maret 2022, jumlah kasus dan kematian baru COVID-19 di seluruh dunia terus menurun.

Pada minggu pertama Mei 2022, WHO melaporkan 3,54 juta kasus dan 12.025 kematian, turun masing-masing 12% dan 25% dari minggu sebelumnya.

Namun, 14% kasus baru dilaporkan di Amerika dan 12% di Afrika. Sementara itu, jumlah kematian mingguan baru di Afrika naik 84%.

Beberapa negara dengan peningkatan mingguan kasus Covid-19, misalnya, berada di Amerika Serikat dengan peningkatan 19% dan Australia dengan peningkatan 59%.

Artikel ini diterbitkan dengan judul Jam Buka Bar & Kafe Diperpanjang, Tapi DJ Dilarang Tampil: Inilah Alasannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Previous post Kesaksian Satu Anak Pelaku Pembunuhan Yang Lolos Dari Maut, Diminta Lari Oleh Ayahnya
Next post Ayah Tiri Di Tulungagung Rudapaksa Anaknya Yang Masih 12 Tahun, Aksi Bejat Terjadi Sejak 2019