PTBA Bagi Dividen 100 Persen Laba Bersih 2021, Ini Kehebohan

Jakarta – PT Bukit Asam Tbk (PTBA) membagikan Dividen untuk tahun buku 2021 dengan 100 persen dari laba bersih 2021 sebesar INR 7,9 triliun. Dividen tersebut disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS). Pada Sellasa (2022-02-24).

“Pada rapat umum pemegang saham favorit untuk menggunakan 100% dari laba bersih 2021 sebesar Rp 7,9 triliun sebagai Dividen,” kata Utama PT Bukit Issam Tabek, Arsal Al-Ismaili. situs judi slot casino online

Mengingat Dividen yang dibagikan 100 persen dari laba bersih, kata dia, sejalan dengan arus kas perusahaan yang besar.

“Posisinya akhir tahun lalu Rp 13 triliun. Saat ini, sudah kami mendistribusikan 100 persen dari Rp 7,9 triliun dari seluruh laba 2021, dan tidak akan bertentangan dengan kondisi moneter,”

Arsal Mengatakan dana untuk mengembangkan perusahaan masih tersedia. Berdasarkan hal tersebut, perseroan telah menyetujui permintaan para pemegang saham untuk membagikan Dividen sebesar 100 persen dari laba bersih 2021.

Arsal mengatakan para pemegang saham juga menyukai tidak ada kebijakan perubahan susunan pengurus dalam RUPST.PTBA mencatatkan sejarah dengan mencatatkan laba bersih tertinggi selama perusahaan. PT Bukit Assam TBC membukukan laba bersih Rp 7,91 triliun.

Laba bersih PT Bukit Asam Tbk naik 231% dari realisasi 2020 sebesar Rp 2,39 triliun. Pendapatan Operasional tumbuh 69 persen menjadi Rp 29,26 triliun pada 2021 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp 17,33 triliun.

Selain manfaat penggunaan bersih, RUPS juga laporan laporan tahunan, pengesahan laporan keuangan konsolidasi perseroan, dan persetujuan laporan pengawasan Dewan Komisaris. Kemudian persetujuan laporan keuangan tahunan dan pelaksanaan program tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan untuk tahun buku 2021.

Selain itu, ditetapkan tantiem bagi keuntungan dan Dewan Komisaris perseroan untuk tahun buku 2021, serta gaji atau tantiem, fasilitas dan tunjangan untuk tahun buku perhun set uhaan keuangan dan Dewan Komisaris perhun buku 2022.

* Realitas atau tipuan? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan kirim WhatsApp ke Liputan6.com Cek Fakta Nomor 0811 9787670 hanya dengan mengetikkan kata kunci yang diperlukan.

Dividen tersebut juga mendapat respon positif dari pasar. Pada penutupan perdagangan Selasa, 24 Mei 2022, saham PTBA melonjak, dan saham PTBA melonjak 7,32 persen menjadi Rs 4.400 per saham.

Remisi PTBA Dibuca 20 poin Menjadi 4.120 rupee per remisi. Saham PTBA tercatat tertinggi Rs 4.440 dan terendah Rs 3.920 per saham. Jumlah total waktu domba adalah 29.144 kali dengan volume perdagangan 2.453.752. Kesepakatan itu senilai Rp 1 triliun.

Remisi PTBA Menguat di Tenga Kenaikan Suku Bunga IHSG. Pada penutupan perdagangan, indeks IHSG naik 1,07 persen menjadi 6,914,14. Indeks LQ45 naik 1,33 persen menjadi 1.015,93. Seluruh indeks referensi terkompresi berwarna hijau. Pada perdagangan Selasa pekan ini, IHSG berada pada level tertinggi di 6.914,66 dan terendah di 6.822,14.

Sebanyak 272 Saham Naik Dan 261 Saham Turun. Rs 4.100 per 162 saham bungkam dan, sepanjang 2022, saham PTBA naik 51,29 persen menjadi saham

Saham PTBA berada di posisi tertinggi pada Rp 4.160 dan Rp 2.600 per saham. Total volume perdagangan sebanyak 3.754.518.220 lembar saham dengan nilai transaksi Rp 12,6 triliun. Joomla Total Perdagangan Adala 635.270 Kali.

Sebelumnya, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) mencatat kinerja positif sepanjang kuartal I 2022. Hal itu ditunjukkan dengan peningkatan signifikan pada pertumbuhan pendapatan dan laba bersih.

Mengutip keterangan tertulis yang disampaikan perseroan kepada Bursa Efek Indonesia(BEI), yang ditulis Rabu (18/5/2022), PT Bukit Asam Tbk mencatat laba bersih Rp 2,28 triliun selama tama secarbabulan2 realisasi Rp 500 2021 Miller.

Kenaikan laba bersih tersebut ditopang oleh pertumbuhan pendapatan sebesar 105% hingga mencapai Rp 8,21 triliun dibandingkan kuartal I tahun 2021 sebesar Rp 3,99 triliun. Beban pokok pendapatan perusahaan naik 59,67 persen menjadi Rp 4,75 triliun pada kuartal I 2022 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp 2,97 triliun.

Dengan demikian, laba per saham perusahaan sebesar Rs 198 pada kuartal pertama tahun 2022 dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya Rs 45.

PT Bukit Asam Tbk mencatat ekuitas Rs 26,52 triliun pada Q1 2022/Desember 2021 senilai Rs 24,25 triliun. Total kewajiban meningkat menjadi Rp12,46 triliun pada Maret 2022 dari Desember 2021 jembatan Rp11,86 triliun. Perseroan mencatatkan kenaikan aset menjadi Rp 38,98 triliun pada Maret 2022 dari Desember 2021 sebesar Rp 36,12 triliun. Perusahaan memiliki kas dan setara kas sebesar Rs 6,1 triliun pada kuartal pertama tahun 2022/December 2021 sebesar Rs 4,39 triliun.

Secara tahunan, produksi batu bara perseroan pada kuartal I 2022 meningkat 40% Menjadi 6,34 juta ton. Di sisi lain, volume angkutan batu bara meningkat 16% Menjadi 6,17 juta ton.

Peningkatan volume produksi dan transportasi batu bara tersebut diikuti dengan peningkatan penjualan batu bara sebesar 18% 6,97 juta ton.

Perusahan Menagetkan Productions Batu Bara 36,41 Juta Ton. Selain itu, target transportasi 31,50 juta ton untuk 2022. Sementara volume penjualan batu bara perseroan menargetkan meningkat menjadi 37,10 juta ton pada 2022.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Previous post Terinspirasi Dari Pesawat, BMW R NineT Custom Ini Terlihat Nyentrik
Next post Bahasa Indonesia Tipe Maja Memperkaya Tulisan