RSDC Wisma Atlet Kemayoran Belum Terima Lonjakan Pasien Covid-19 Pasca-Lebaran

Reporter Abdi Randa Shakti melaporkan.

Jakarta – Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran belum melihat peningkatan jumlah kasus Covid-19 sejak libur Lebaran 2022.

“Belum ada kenaikan besar sejak hari raya, jadi kita masih turun,” kata Kolonel Mintoro Sumigo, koordinator humas RS Olah Raga Kemayoran, kepada wartawan, Sabtu (14/5/2022). situs judi yang banyak bonus

Sejauh ini, baru tiga pasien positif COVID-19 yang dirawat di RS Wisma Atlet Kemayoran yang menunjukkan gejala ringan.

“Kalau melihat kasus di dalam negeri, jumlah kasus yang dikonfirmasi sudah meningkat, tetapi tidak ada obatnya,” katanya.

Ia mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap mematuhi protokol (profil) kesehatan agar tidak terjadi lonjakan lagi dan situasi di Indonesia segera menjadi sakit.

“Saya menghimbau kepada masyarakat untuk tetap mengikuti aturan kesehatan dengan ketat dan mematuhi 3M. Jangan lupa pakai masker, cuci tangan, jaga jarak, dan divaksin,” ujarnya.

Sebelumnya, Wisma RSDC Atlet Kemayoran hanya merawat tiga pasien Covid-19 pada Sabtu (14/5/2022).

Update hari ini ada 3 pasien atau suku bunga kurang dari 1%, kata Kolonel Mintoro Sumigo, Koordinator Humas RS Olah Raga Kemayoran kepada wartawan, Sabtu (14/5/2022).

Mintoro menjelaskan, tiga pasien dirawat di RS Olahraga Kemayoran Towers 5 dan 6.

Sedangkan tower 4 dan 7 digunakan sebagai tempat tinggal karantina dan tenaga medis (Nikes).

Ketiga gejala itu ringan.”

Sementara itu, RSDC Wisma Atlet Kemayoran terus mengingatkan ratusan relawan tenaga medis dan non medis bahwa jumlah pasien akan bertambah.

“Saat ini kami memiliki 518 tenaga medis dan relawan. Hal ini untuk menjaga Wisma Atlet tetap standby sampai ada perintah lebih lanjut, sesuai arahan pimpinan kami.”

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Previous post Saham GOTO Dan BUKA Makin Anjlok, Waktunya Beli Atau Lepas?
Next post Kapolri Di Panggung May Day Fiesta : Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Membaik Karena Kerja Keras Buruh