Saham GOTO Terus Merosot, Kini Harganya Jadi Rp 270 Per Lembar

Jakarta – Nasib saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) kini hampir identik dengan nasib PT Bukalapak Tbk (BUKA).

Harga saham GOTO turun 7% selama sesi.

Lebih tepatnya turun 6,9% (20 poin) dari level 270 rupee per saham.

Penurunan stok GOTO sudah sangat dalam sejak awal pekan ini. situs judi freebet tanpa deposit 2022

Itu mulai turun 3,5% pada hari Senin dan turun 5,4% dan 6,4% pada penutupan perdagangan pada hari Rabu.

Pencatatan BEI Pada 11 April, saham GOTO diterbitkan seharga Rs 338 per saham, dengan total 40,6 miliar saham.

Dalam penawaran umum perdana (IPO), GOTO menghimpun dana baru sebesar Rp 13,7 triliun.

Sejak mencapai titik terendah di BEI sejauh ini, harga saham GOTO telah jatuh lebih dari 20%.

Harga saham GOTO terus turun, namun GOTO mengalami dilusi Greenshoe, yang selanjutnya bearish.

Namun, mitigasi jelas ada batasnya. Jika terus menggunakan metode Greenshaw, ada kalanya Greenshaw habis dan pergerakan saham sepenuhnya bergantung pada dinamika pasar.

Greenshaw tidak menjamin apakah stok GOTO telah dimodifikasi. Nico Demos, Deputi Direktur Riset dan Investasi Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus, mengatakan penurunan harga saham GOTO disebabkan kenaikan penjualan investor.

Greenshoe, di sisi lain, tidak sepenuhnya menjamin harga saham GOTO tidak akan berubah signifikan.

Kerugian saham teknologi, mengejutkan valuasi investor Maximilianus, dan kini banyak investor yang mempertimbangkan kinerja saham BUKA mengingat kesamaan antara BUKA dan GOTO.

Keduanya adalah perusahaan rintisan besar dengan pusat keuangan masih berjalan di jalur merah.

Sayangnya, kerugian di saham teknologi mengejutkan investor.

mengapa? Hal ini karena di masa lalu, Automatic Rejection Down (ARB) langsung bergerak lebih tinggi selama beberapa hari setelah OPEN naik selama dua hari berturut-turut.

GOTO meningkat, tetapi ketika GOTO mulai menurun, banyak pelaku pasar dan investor memilih untuk menjual.”

Maka, amunisi untuk membendung kelemahan stok GOTO mulai habis.

Penurunan harga saham GOTO juga diperkirakan akan mempengaruhi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Sebagai acuan, berdasarkan aturan yang ditetapkan oleh Bursa Efek Indonesia, skema Greenshoe memungkinkan eksportir untuk menyesuaikan harga atau melakukan intervensi.

Jadi stok mungkin terbatas (harga lebih rendah) selama beberapa hari terakhir dan tidak banyak turun, dan mungkin habis jika buyback GOTO berlanjut,” kata Hans.

Sebagai acuan, penggunaan Green Shoe Options maksimal 15% dari saham IPO dan masa pelatihan maksimal 30 hari.

Saat Greenshoe diterapkan, jumlah saham yang diterbitkan GOTO akan menjadi 59,825 miliar saham. (Kiki Savitri / Aprilia Ica)

Artikel ini diterbitkan dengan judul “Saham GOTO” Jatuh Bebas, saat ini Rp 270 Per Saham”.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Previous post Milan Di Jalur Juara, Kiper Inter Menangis Bikin Blunder Komedi, Ionut Radu Agen Scudetto Rossoneri
Next post Jokowi Sebut Indonesia Akan Hadapi Situasi Yang Tidak Mudah Pada 2022 Dan 2023