Soal Beredar Nama Pj Gubernur DKI, Wagub DKI: Kita Tunggu Arahan Presiden

Jakarta Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria belum mau berkomentar lebih jauh tentang nama-nama yang beredar sebagai calon Penjabat (Pj) Gubernur DKI. Dia pun memilih menunggu hasil resmi dari pemerintah terkait siapa yang akan menggantikan Anies Baswedan nantinya.

Sebab, Riza mengatakan terkait siapa kandidat yang bakal menentukan posisi DKI-1 itu sepenuhnya berada di tangan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) daftar situs judi slot online resmi

“Ya nama-sama pejabat yang potensi memanfaatkan Gubernur DKI, itu kewenangan dari pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri,”.

Sebelumnya, tiga nama yakni Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono yang sebelumnya pernah menjadi Kepala Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah DKI Jakarta pada masa Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) periode 2015-2017.

Selain itu, ada juga Sekretaris Daerah DKI yang saat ini menjadi, yakni Marullah Matali dan Deputi IV Kantor Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Juri Ardiantoro yang sempat menjadi Ketua Komisi Pemilihan Umum untuk RI Ketua Komisi Pemilihan Umum, 2016-2017 kandPU2017 sebagai PJ Gubernur.

Demikian disampaikan, Ketua Wakil DPRD DKI Zita Anjani bahwa nama yang diluncurkan Anies Baswedan ketiganya memiliki reputasi baik terutama tentang hal itu.

“Kalau melihat dari tiga nama yang diusulkan, semuanya bagus,” kata Zita di Jakarta, Jumat, 13 Mmei 2022, dikutip Antara.

Dia mengharapkan pengganti Anies juga harus memiliki jiwa kepemimpinan yang sama. Meski begitu, penuh tanggung jawab penjabat Gubernur DKI ada di tangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui Kemendagri.

“Buat saya yang terpenting adalah pekerja, dan paham seluk beluk Jakarta,” kata Zita.

Plt Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Bima Haria Wibisana menyampaikanpenjabat(pj) gubernur dan kepala daerah melibatkan sejumlah intansi pemerintah terkait. Sejauh ini, kata dia, ada banyak pihak yang mengusulkan nama untuk menjadi Pj Gubernur DKI Jakarta.

“Yang berusaha mengusulkan nama banyak sekali. Tapi masih lama, masih Oktober nanti.Belum akademik sekrang,” tutur Bima kepadaLiputan6.com, Kamis 12 Mei 2022.

Menurut dia, proposal untuk pj sendiri memang diterima dari banyak sumber, seperti pimpinan daerah, DPRD, tokoh masyarakat, hingga tokoh agama. Keseluruhannya akan dibahas dan diputuskan dalam sidang yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo dan dihadiri oleh berbagai kementerian/lembaga.

Deputi IV Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Juri Ardiantoro menegaskan penjabat (pj) kepala daerah tidak hanya mengizinkan atau menyelesaikan masa jabatan sampai pilkada selesai dilaksanakan.

Menurut dia,pj kepala daerahharus benar-benar bekerja menjadi perpanjangan tangan pemerintah pusat serta menjalankan apa-apa yang menjadi kepentingan masyarakat di daerah.

Juri juga mengingatkan, sesuai dengan Arahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi bahwa kepala daerah harus mengendalikan kepemimpinan dalam mengatasi berbagai masalah yang menjadi perhatian pemerintah. Misalnya, masalah kesehatan dan pemulihan ekonomi nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Previous post Laba Bersih Autopedia Sukses Lestari Merosot 60 Persen Pada Kuartal I 2022
Next post Gary Ischack, Yang Masih Dalam Penyelidikan Ekstensif, Belum Ditetapkan Sebagai Tersangka Dalam Kasus Narkoba