Stok Pertalite Dikabarkan Langka, Erick Tohir: Pemerintah Bilang Sumbernya Cukup

Menteri BUMN Eric Thöherer mengomentari langkanya stok Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertalite di beberapa SPBU.

Meski harga Pertamax naik, Eric mengatakan stok bahan bakar Bertalite cukup banyak sehingga banyak orang yang pindah.

Pemerintah mengatakan memiliki sumber daya yang cukup. Pada Minggu (4 Maret 2022) katanya mengutip televisi. situs judi deposit pulsa

Dijelaskan pula jenis-jenis pertalite yang termasuk dalam bahan bakar hijau.

Eric mengatakan bahan bakar jenis ini dimaksudkan untuk mengurangi penggunaan Premium guna mengurangi polusi udara.

“Dan pemerintah menawarkan cara untuk mengubah Premium ke Pertalite. Baik Premium atau Pertalite? Pertalite.”

“Kami juga memasukkan pertalite dalam kategori green fuel untuk membantu mengurangi kerusakan udara yang tercemar,” tambahnya.

CFO Pertamina Percero Emma Sri Martini juga mengatakan stok Bertalite nasional aman selama Ramadhan hingga Idul Fitri.

“Berbicara soal inventory, fleksibilitas dan kesiapan kami (Pertamina), kami tegaskan tidak ada masalah inventory.”

Mencermati beberapa SPBU di kawasan itu pada Sabtu, 4 Februari 2022, dia mengatakan, “Saya dapat meyakinkan konsumen bahwa pasokan dapat tetap tersedia, terutama sebelum Ramadhan, dan mereka aman dan di sana siap untuk Idul Fitri. Tidak masalah.” Kota Makassar.

Emma juga mengungkapkan, pihaknya telah memastikan memiliki kontrol yang baik terhadap ketersediaan persediaan, terutama untuk mendistribusikan ke seluruh SPBU.

Sebelumnya, beberapa SPBU dikabarkan kehabisan stok pertalite.

Salah satunya dirasakan seorang sopir ojek bernama Maldi (40).

Mengutip Banten, dia mengaku BBM pertalite sulit dicari dan sulit mencari penumpang.

Ia juga merasa kelangkaan sulit bagi Al-Mouldi karena pendapatan hariannya adalah Rp 40.000.

Bahkan, dia mengaku terkadang tidak menerima penumpang sama sekali.

Al-Maladi mengatakan pada Sabtu (4 Februari 2022) “Saya harus mempertimbangkan kapasitas komunitas kecil dan hasilnya hanya 40.000 lembar per hari. Ya, saya membeli Pertamax seharga 12,5 rupee per liter, bukan untuk makanan dan lainnya. biaya. “.

Selain Al-Maladi, pengemudi ojek lainnya, Hatem, 50, menambahkan bahwa peningkatan Pyramax dan kekurangan Bertalit adalah bagian dari kebijakan tersebut.

“Masalahnya Pertalite tidak ada,” katanya.

Ia juga mengatakan pengemudi ojek tidak akan terlalu bingung jika tidak ada ojek online.

Mereka berharap pemerintah bisa menjaga masyarakat kecil dengan memberikan bantuan.

Salah seorang warga Andy juga mengeluhkan tidak adanya SPBU di Jalan Jombang Raya Pondok Aren, Tangerang Selatan.

Andy mengatakan banyak warga yang memutuskan membeli Pertamax karena Bertalite habis dan harus merogoh kocek lebih dalam.

“Saya mau isi Pertalite karena baru selesai. Saya beralih ke Pertamax,” ujarnya.

Ia juga mengaku sudah berusaha mencari Pertalite di beberapa SPBU, namun sempat membeli Andi Pertamax karena kekurangan stok.

(/ John Liestyo Poerwoto) (Banten / Sopian Sauri) (تلفزيون / Nurul Fitriana)

Artikel lain terkait Pertamax Naik

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Previous post Maraknya Pembajakan Film, Naura Ayu Ambil Sisi Positif Dan Negatifnya
Next post Pengamat: Lonjakan Harga Batubara Momentum Bagi Pemerintah Pacu Perekonomian