Telan Anggaran Rp 55 M, Proyek Perbaikan Lift Gedung Nusantara DPR Kini Jadi Sorotan

Setelah membeli kerai dan memperbaiki kubah Gedung Nusantara atau Penyu, Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia (DPR) saat ini tengah menarik perhatian sebagai bisnis perbaikan lift.

Pasalnya, nilai perbaikan lift di Gedung Nusantara 1 Kompleks DPR RI cukup impresif yakni Rp 55,4 miliar.

Proyek perbaikan lift yang dikutip di TV pada Jumat, 20 Mei 2022, sudah berjalan sekitar satu setengah tahun. situs judi slot online bola

Dalam situs LPS DPR, PT Angkasa Pura Solusi telah mendapatkan penawaran untuk perbaikan dan penggantian lift di Gedung Nusantara 1 di kompleks DPR RI.

Hingga kini, kontrak yang dimulai pada Januari 2021 itu belum berakhir.

Lucius Karos, peneliti Forum Masyarakat Parlemen Indonesia (Formappi), menilai proyek renovasi gedung DPR yang sedang berjalan tidak mendesak.

Belum lagi berita tentang proyek aspal House Complex.

“(Proyek) Juga, kebutuhan nyata untuk mendukung proyek ini dengan anggaran yang besar bukan karena kebutuhan aktual yang ada di Republik Demokratik Kongo, melainkan memulai dengan rencana (proyek).” kata Lucius Carros.

DPR harus bisa mencapai efisiensi, bukan pemborosan.

proyek perbaikan kubah bangunan nusantara

Seperti diketahui, DPR RI akan melakukan perbaikan kembali dengan rencana pembiayaan perbaikan atap Gedung Nusantara atau Gedung Penyu sebesar Rp 4,5 miliar.

Tujuan dari perbaikan atap tersebut adalah untuk mengecat ulang kubah gedung Nusantara untuk menyambut HUT RI dan rangkaian program G20 di Indonesia.

Tentu saja, akan ada kritik dari masyarakat untuk jumlah uang simbolis yang tidak sedikit.

Ray Rangkuti, Pengamat Politik dan Direktur Lingka Madani, mengatakan Kongres Rakyat tidak pernah transparan dan selalu tertutup dalam hal penggunaan anggaran.

Ray Rangkoti, mengutip sebuah acara TV, Kamis (19/5/2022) mengatakan ”Penawaran yang selalu muncul itu sudah dalam tahap penawaran, seperti sekarang ini.”

Menurut Ray, sebaiknya evaluasi dulu kontroversi pembelian kerai.

Perbaikan lainnya hanya akan dilaksanakan jika direncanakan.

selesai pada bulan agustus

Seperti diberitakan sebelumnya, menurut rencana, pekerjaan perbaikan gedung Kura-Kura akan selesai sebelum Agustus 2022.

Perbaikan ini diharapkan dapat selesai lebih cepat karena gedung tersebut akan menjadi tempat sidang MPR tahunan.

Mengutip website Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) DPR, paket ini memiliki nilai maksimal Rp 4,56 miliar dan perkiraan harga Rp 4,51 miliar.

Sedangkan pembelian proyek pengecatan ditandai dengan kode penawaran 735087, ”Ilustrasi Kubah Gedung Nusantara di DPR RI”.

Bergantung pada lokasi, penawaran memasuki tahap pengumuman pascakualifikasi dari 12 hingga 19 Mei 2022.

(/Jalouh dan Dia Wardani) (/Nawfal Hanif Putra Aji)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Previous post Korea Selatan Seret Terraform Labs Ke Meja Hijau Atas Dugaan Penyalahgunaan Pembayaran Pajak
Next post Iran Pamerkan Pesawat Angkut Simorq Produksi Pabrik Isfahan