Terus Bertambah, CDC Amerika Serikat Kini Selidiki 180 Kasus Anak Terpapar Hepatitis Akut

Siaran Pers, Vitri Wolandari

Atlanta – Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) (AS) saat ini sedang menyelidiki 180 anak dengan infeksi hepatitis B akut di 36 negara bagian dan teritori. situs judi togel

Jumlah itu bertambah 71 kasus sejak pemutakhiran data terakhir yang dilakukan Departemen Kesehatan pada awal bulan ini.

Mengutip laman CNBC pada Kamis, 19/05/2020, CDC mengatakan dalam pernyataannya pada Rabu bahwa sebagian besar kasus bukanlah kasus hepatitis baru.

Di sisi lain, jika mencermati data yang dirilis sejak Oktober tahun lalu, jumlah pasien yang disurvei meningkat.

Hepatitis adalah peradangan hati, biasanya disebabkan oleh virus hepatitis A, B, C, D, atau E.

Kasus-kasus yang diselidiki oleh CDC tidak biasa karena anak-anak tidak dites positif terkena virus dan segera mengalami gejala yang parah. 9% membutuhkan transplantasi hati.

Peneliti juga menganggap kondisi ini sangat langka karena biasanya jarang terjadi.

CDC AS telah menemukan setidaknya lima kematian, meskipun tidak ada kematian yang dilaporkan sejak Februari 2022.

Infeksi adenovirus juga sedang diselidiki sebagai kemungkinan penyebab, dengan hampir setengah dari anak-anak dinyatakan positif patogen.

Adenovirus adalah virus umum yang biasanya menyebabkan gejala pilek atau flu.

Laboratorium juga menjalankan tes laboratorium di Alabama untuk menentukan apakah virus corona (Covid-19) adalah penyebabnya, meskipun kelompok awal anak-anak tidak memiliki Covid-19.

Inggris adalah yang pertama memperingatkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bulan lalu tentang kasus hepatitis akut yang menyerang sekelompok anak-anak.

Badan Kesehatan dan Keselamatan Inggris (UKHSA) mengatakan dalam pembaruan pekan lalu bahwa adenovirus adalah virus yang paling sering terdeteksi dalam sampel yang diuji di sana.

Negara ini telah mengkonfirmasi 176 kasus pada 10 Mei.

Sementara itu, US Centers for Disease Control and Prevention (CDC) melaporkan bahwa hepatitis akut pada anak masih jarang terjadi.

Namun, orang tua diminta untuk tetap memperhatikan gejala seperti penyakit kuning, di mana kulit atau bagian putih mata menjadi kuning.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Previous post Cegah PMK, Pemerintah Kabupaten Madiun Tidak Izinkan Hewan Ternak Masuk Dari Magetan
Next post Manchester City & Sepak Bola Modern Guardiola: Tatap Gelar Liga Inggris Meski Nihil Striker