Tips Dan Cara Memilih Helm Serta Cara Merawatnya Agar Tidak Bau

Berikut beberapa tips memilih helm dan cara merawatnya agar tidak mudah bau.

Di Indonesia, kendaraan roda dua masih menjadi pilihan, terutama untuk menerobos kemacetan lalu lintas perkotaan.

Ketika datang ke sepeda motor, Anda tidak dapat melarikan diri dengan helm.

Helm sangat penting bagi pengendara sepeda motor untuk melindungi kepala mereka. nama situs judi slot

Anda juga harus mempertimbangkan ukuran helm saat membelinya agar helm bisa dipakai dengan nyaman.

Namun, masih banyak yang tidak bisa memilih helm dengan ukuran yang pas untuk mereka, terutama untuk wanita.

Manajer Toko RC Motogarage Priadanis Nugroho Putra berbagi tips memilih helm wanita.

Cara termudah adalah dengan menggunakan jari telunjuk Anda.

Danes mengatakan sebelum membeli helm, pembeli harus mengukur lingkar kepalanya.

Dia menambahkan bahwa itu normal dan bahkan perlu untuk mengeluh tentang pengetatan bola ketika mencoba memakai helm.

Orang yang memakai helm sering merasa pusing karena tidak mencubit pipinya membuat kepala menanggung beban.

Anda juga dapat menguji dengan meletakkan jari telunjuk di dahi Anda saat mengenakan helm.

Tips Perawatan Helm Pencegah Bau

Perawatan juga harus dilakukan untuk memastikan helm nyaman digunakan.

Helm yang tidak terawat dan berbau busuk juga bisa menjadi tempat berkembang biaknya penyakit.

Dikutip dari helm yang bau karena penggunaan dan penyimpanan yang tidak hati-hati.

Aktivis komunitas pendidikan helm Ahmed M mengatakan ada banyak cara mudah yang bisa dilakukan pemilik helm untuk menghindari hal ini.

Untuk menghindari bau tidak sedap dari helm, hal-hal berikut harus diperhatikan:

1. Jangan memakai helm saat rambut basah

Bau tak sedap berasal dari bakteri di helm Anda.

Penyebab bakteri ini ada adalah karena rambut Anda masih basah saat Anda memakai helm.

Khususnya bagi pengguna pomade rambut.

Kandungan minyak pada pomade rambut memiliki efek negatif pada bantal bagian dalam.

Hal ini menyebabkan debu menggumpal dan bakteri berkembang biak.

2. Gunakan liner helm atau balaclava

Jika Anda adalah tipe orang yang berkeringat dengan baik, kami merekomendasikan tali, cup helm, atau balaclava.

Berguna untuk memiliki alat seperti itu agar keringat tidak menempel di bagian dalam helm.

Pasalnya, keringat tak hanya menimbulkan bau tak sedap, tapi juga bisa menurunkan kualitas busa helm.

3. Keringkan segera setelah hujan

Helm yang terkena hujan dapat dengan cepat mengembangkan jamur.

Untuk itu, jika terkena hujan, sebaiknya segera bersihkan area alis, terutama untuk mencegah tumbuhnya jamur.

Anda juga bisa mengeringkan helm dengan kipas angin selama 3 jam.

Jangan jemur helm di bawah sinar matahari. Ini karena efek dari bahan polystyrene atau styrofoam (ESP) yang mengembang cepat rusak.

4. Letakkan helm pada posisi terbaik.

Setelah menggunakan helm, jangan lupa untuk membuka visor dan meletakkannya terbalik.

Lakukan ini selama sekitar satu jam agar panasnya cepat hilang.

Setelah itu, Anda bisa mengembalikannya ke posisi normal.

(, Raynald) (Abrida Megananda)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Previous post Setelah KKN Di Desa Penari, Manoj Punjabi Benarkan Bakal Garap Sewu Dino Jadi Film
Next post Habbatusauda Bisa Dijadikan Bahan Masakan, Manfaatnya Bagi Kesehatan Pun Sama