Ukraina Butuh Biaya 600 Miliar Dolar AS Untuk Bangun Kota-kotanya Yang Hancur Karena Perang

Kyiv – Rekonstruksi jangka panjang dan restorasi Ukraina diperkirakan menelan biaya setidaknya $600 miliar.

Inilah yang dikatakan Perdana Menteri Ukraina Dennis Schmihal dalam sebuah posting Facebook.

“Blokade pelabuhan, pemogokan pabrik, upaya vandalisme kampanye, perusakan kota – itu semua adalah bagian dari rencana. Ekonomi Ukraina telah kehilangan lebih dari $500 miliar. olxslot situs judi slot online indonesia terpercaya 2021

Dalam pernyataannya yang dikutip di laman Ukrinform, Jumat (22/4/2022), Ukraina membutuhkan dukungan finansial dari mitranya untuk bertahan.

Dalam jangka pendek, Ukraina akan membutuhkan dana antara $4 miliar dan $5 miliar per bulan selama enam bulan ke depan.

“Salah satu mekanisme dukungan tersebut dapat berupa hak penarikan khusus (SDR) yang dialokasikan oleh Dana Moneter Internasional (IMF). Kami meminta mitra internasional kami untuk menyumbangkan 10% dari SDR ke Ukraina. Oleh karena itu, kami akan Kami dapat terus memenuhi kewajiban sosial kami, mendukung bisnis, dan memulihkan infrastruktur penting,” kata Schmihal.

Sementara itu, dalam jangka panjang, rekonstruksi dan restorasi Ukraina diperkirakan menelan biaya setidaknya $600 miliar.

Pemerintah Ukraina, bekerja sama dengan para ahli dunia, membuat rencana rekonstruksi.

Shmyhal juga mendesak masyarakat internasional untuk terus mendukung Ukraina demi kebebasan dan demokrasi.

Perlu diketahui bahwa pada tanggal 21 dan 22 April 2022, Schmihal akan mengunjungi Washington, AS.

Sumber: https://www.ukrinform.net/rubric-economy/3464097-ukraines-rebuilding-will-cost-at-least-600b-pm-shmyhal.html

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Previous post Jaleswari Sebut UU TPKS Merupakan Sebuah Legacy Seluruh Golongan
Next post Kementerian Luar Negeri Upayakan Pemulangan 4 Warga Lampung Yang Terdampar Di Turki