Update Covid-19 Per 24 Mei 2022: 6053109 Positif, 5893628 Dirawat, 156548 Meninggal

Jakarta – Jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 kembali naik pada Selasa (24/5/2022).

Hingga Maret 2020, jumlah kumulatif kasus yang dikonfirmasi telah meningkat menjadi 6.053.109.

Baca juga

Seiring dengan peningkatan jumlah kasus terkonfirmasi COVID-19, jumlah orang yang sembuh dan negatif juga bertambah sebanyak 288 orang.

Dengan demikian, jumlah kumulatif pasien sembuh COVID-19 di Indonesia mencapai 5.893.628. link situs judi slot online terpercaya

Gugus Tugas Covid-19 juga mengatakan hari ini masih ada kematian akibat COVID-19. Jumlah kematian akibat paparan meningkat 14 menjadi 156.548.

Update pasien Covid-19 tercatat mulai pukul 12.00 WIB pada Senin 23 Mei 2022 sampai dengan Selasa 24 Mei 2022 ini.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anis Baswedan berterima kasih kepada ibu kota atas status wabah yang stabil.

Anis Baswedan mengatakan saat bertemu dengan Penduduk Kepulauan Seribu di Bidadari, Selasa, “Saya tentu bersyukur dengan penurunan epidemi yang stabil di Jakarta dan saya berharap kita tidak harus menghadapi situasi PPKM di masa depan.” (2022-05-24).].

Anis menyebut penurunan status PPKM Jakarta menjadi level 1 akibat aksi kolektif. Ia pun berharap kondisi ini akan terus membaik.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menyampaikan terima kasih kepada para pejabat publik yang berjuang di garda terdepan COVID-19, termasuk tenaga medis (Naked).

“Terima kasih khusus kepada semua staf medis yang melakukan yang terbaik untuk menyelamatkan semua nyawa selama masa pandemi yang sulit ini,” katanya.

** #Ingatpesanybu

Pakai masker, cuci tangan pakai sabun, jaga jarak dan hindari keramaian.

Selalu jaga kesehatan, jangan tertular, dan jaga keluarga.

#3 juta sudah divaksinasi #Vaksin yang melindungi kita semua

Anise mengatakan penurunan Covid-19 di DKI Jakarta merupakan awal yang baru setelah perjuangan yang terus berlanjut selama dua tahun terakhir. Ia berharap Jakarta tidak kembali ke masa-masa sulit lonjakan kasus Covid-19 di masa mendatang.

“Ini adalah babak baru dan kami tidak ingin kembali ke tempat kami kemarin. Ini situasi yang menantang. Tuhan akan membuat masa depan lebih stabil dan lebih aman bagi semua orang,” katanya.

Sementara itu, pemerintah kembali memperluas PPKM (Kebijakan Penegakan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) di Bali, Jawa mulai 24 Mei hingga 6 Juni 2022. Saat ini, 41 kabupaten di Bali, Jawa memiliki PPKM Tingkat 1. Mereka adalah Bumi Kohesif Japoditapek.

Hal itu tertuang dalam PPKM Level 3, Level 2, dan Level 1 Covid-19 di Wilayah Jawa dan Bali dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) 2022 No.26. Peraturan ini ditandatangani oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian pada 23 Mei 2022.

“Peraturan Menteri ini berlaku mulai tanggal 24 Mei 2022 sampai dengan 6 Juni 2022.

Kasus pertama virus corona muncul pada Desember 2009 di Wuhan, Provinsi Hubei, China. Di antara mereka, virus menyebar dengan cepat ke ribuan orang tidak hanya di China tetapi juga di luar negeri, dan menjadi terinfeksi.

Pada 2 Maret 2020, Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengumumkan kasus pertama Covid-19 di Indonesia bersama Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. Pengumuman itu datang dari balkon Istana Merdeka.

Ada dua terduga kasus infeksi corona, keduanya ibu dan anak. Mereka dapat ditemukan di Rumah Sakit Penyakit Menular di Jakarta Utara atau RSPI Profesor Dr. Saya dirawat intensif di Sulianti Saruso.

Pemerintah juga telah menerapkan pelacakan kontak pasien virus corona untuk mencegah penularan yang meluas. Dari hasil survei tersebut, jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 terus meningkat.

Seminggu kemudian, pada 11 Maret 2020, kematian pertama akibat COVID-19 dilaporkan. Pasien merupakan WNA (WNA) yang termasuk dalam kasus COVID-19 yang didatangkan dari luar negeri. Hal itu terlontar dari mulut Achmad Yurianto, juru bicara resmi Sekretariat Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona, di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat.

Yurianto mengatakan pasien positif tersebut adalah seorang wanita berusia 53 tahun. Pasien dirawat di rumah sakit dalam kondisi kritis dan memiliki penyakit penyerta yang sudah ada sebelumnya termasuk diabetes, hipertensi, hipertiroidisme, dan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK).

Yurianto mengatakan pada Jumat 13 Maret 2020 pasien 01 dan 03 telah sembuh dari Covid-19. Mereka dapat kembali ke rumah dan meninggalkan ruang penahanan.

Kemudian, pemerintah melakukan upaya untuk mengatasi penyebaran COVID-19 yang semakin meningkat. Diantaranya, sejumlah peraturan telah diumumkan untuk membatasi penyebaran virus corona atau COVID-19. Peraturan tersebut dikeluarkan dalam bentuk keputusan presiden (perpres), peraturan pemerintah (PP) hingga keppres.

Salah satunya Perpres Nomor 7 Tahun 2020 Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona 19. Keputusan Presiden Jokowi ini ditandatangani pada Jumat, 13 Maret 2020. Gugus tugas yang saat ini diketuai oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo telah dibentuk untuk memerangi penyebaran virus corona.

Gugus tugas tersebut memiliki banyak misi, antara lain mengoordinasikan dan memantau pelaksanaan rencana operasional percepatan penanganan virus corona dan pelaksanaan kegiatan percepatan penanganan virus corona.

Sementara itu, telah dikonfirmasi bahwa mulai 28 Januari hingga 28 Februari 2020, keadaan darurat khusus untuk respons virus corona domestik telah berlaku. Situasi itu diputuskan dalam rapat koordinasi Kementerian Kebudayaan dan Olahraga (PMK). ). Saat membahas kepulangan WNI dari Wuhan, China.

Kepala Data dan Informatika BNPB Agus Wibowo menjelaskan, diperpanjang dari 29 Februari hingga 29 Mei 2020 karena semakin besar dan presiden sudah memerintahkan untuk dipercepat. Darurat virus Covid-9 di daerah Anda.

Agus Wibowo menjelaskan, setelah suatu daerah dinyatakan dalam keadaan darurat, keadaan darurat tertentu yang dikeluarkan oleh BNPB tidak berlaku lagi.

Bahkan, penanganan kasus COVID-19 semakin kuat. Pemerintah melakukan berbagai upaya untuk mengurangi jumlah orang yang terpapar COVID-19 dan memberikan pengobatan.

Menurut situs covid19.go.id, 140 rumah sakit terbesar di Korea digunakan sebagai rujukan untuk merawat pasien COVID-19. Ada banyak tempat yang dijadikan rumah sakit darurat.

Salah satunya setelah pemerintah meresmikan Wisma Atlet Kemayoran yang dibuka oleh Presiden Jokowi sendiri pada Senin, 23 Maret 2020, pemerintah membuka Wisma Atlet Wisma di Jakarta Pusat.Atlet Kemayoran) sebagai rumah sakit darurat untuk pasien COVID-19. . Dibuka. Rumah sakit darurat segera menerima pasien.

Ada juga rumah sakit darurat di Pulau Galang di Kepulauan Riau. Pulau ini pernah menjadi tempat perlindungan bagi warga Vietnam. Tempatnya rapi dan bisa menampung 460 pasien. Banyak gedung milik pemerintah lainnya juga telah digunakan sebagai tempat karantina bagi pasien yang terpapar COVID-19.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Previous post Hari Jadi Ke-41 Kematian Bob Marley Dan Warisan Abadi Reggae
Next post Menhub Usul Tambah 10 Rest Area Di Alan Tol Jakarta – Semarang