Usai Operasi Pasang Pen Karena Tali Sling Lift Putus, Begini Kondisi Pria Berbobot 275 Kg Di Malang 

MALANG – Usai operasi pemasangan pen patah tulang di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang, Dwi Ariesta Wardhana (38), pria obesitas yang memiliki berat badan 275 kilogram justru bertambah bobotnya.

Hal tersebut oleh Staff medis Bagian Orthopedi dan Traumatologi RSSA Malang, dr. Agung Riyanto Budi Santoso, Sp. OT (K) yang juga merupakan ketua tim operasi.

Namun dirinya tidak bisa menjelaskan secara detail terkait bertambahnya berat badan pasien. situs judi slot online gacor

“Untuk lebih detailnya, dapat langsung dikembangkan ke bagian instalasi gizi,” tambahnya.

Namun, meski berat badan tetap bertahan, pihak RSSA Malang mewajibkan pasien program diet.

Dampak berat badan berlebih (overweight) dapat mempengaruhi fungsi organ dalam tubuh pasien. Sehingga diet perlu dilakukan, dan dengan diet tersebut memudahkan rehabilitasi medik pascaoperasi, p

Seperti sebelumnya, akibat tali sling lift di rumahnya putus, pria di Kota Malang yang memiliki berat badan seberat 275 kilogram alami patah tulang.

Dari informasi yang didapat , kejadian itu terjadi di Perumahan Puri Kartika Asri Blok Q, Kelurahan Arjowinangun, Kecamatan Kedungkandang Kota Malang pada Sabtu (7/5/2022) sekitar pukul 09.00 WIB.

Dari informasi yang dihimpun, korban bernama Dwi Ariesta Wardhana (38) yang sehari-harinya bekerja sebagai wiraswasta.

di sebelahnya, korban kala itu hendak turun dari lantai dua rumahnya dengan menggunakan lift barang yang dimodifikasi.

Pada saat turun itulah, tiba-tiba tali sling atau kawat penghubung mesin dan lift yang dinaiki korban terputus dan jatuh dari ketinggian sekitar tiga meter.

Dengan sekitar 12 orang, korban berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.

Bagian tubuh yang mengalami patah tulang terbuka, adalah bagian engkel kaki kiri. Sedangkan bagian yang mengalami patah tulang tertutup adalah bagian engkel kaki kanan, lutut kanan, serta sendi pada bagian telapak kaki kanan.

Saat korban datang, pihak RSSA Malang langsung melakukan operasi di bagian patah tulang terbuka. Di bagian tersebut, dilakukan tindakan fiksasi eksternal.

Lalu, setelah melakukan observasi medis lebih lanjut dan kondisi telah siap, RSSA Malang melaksanakan operasi pemasangan pen di bagian patah tulang tertutup pada Selasa (17/5/2022) siang.

Dalam operasi tersebut, RSSA Malang menawarkan tenaga medis sebanyak 12 orang dan berlangsung selama 6 jam.

Artikel ini telah tayang di SuryaMalang.com dengan judul Setelah Operasi, Pria Berbobot 275 Kilogram di Kota Malang Berat Badannya Bertambah,

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Previous post Syarat Dan Tahapan Pendaftaran PPDB DKI Jakarta Tahun 2022 Untuk Jenjang SD, SMP Dan SMA
Next post PBB Desak Rusia Izinkan Ukraina Ekspor Gandum Demi Atasi Krisis Pangan